Riset & Inovasi
Sistem Cerdas Deteksi Kesehatan Bunga Edelweis Berbasis Citra Digital
Skema Penelitian Dasar Fundamental ยท Universitas Nusa Putra
Bunga Edelweis (Anaphalis javanica) adalah flora endemik pegunungan Indonesia yang terancam oleh perubahan iklim dan aktivitas wisata. Pemantauan kesehatannya selama ini dilakukan manual sehingga subjektif dan kurang efisien. Penelitian ini mengembangkan sistem cerdas berbasis citra digital yang memadukan YOLOv11 untuk mendeteksi objek bunga dan Multi-Layer Perceptron (MLP) untuk mengklasifikasikan kondisi kesehatannya, sebagai dukungan terhadap konservasi tanaman endemik.
Sorotan Penelitian
Metode Dua Tahap
YOLOv11 mendeteksi & melokalisasi bunga, lalu MLP mengklasifikasikan tingkat kesehatannya.
Dataset Lapangan
3.000 citra bunga Edelweis yang diambil langsung dari habitat alami di Gunung Gede Pangrango dan Gunung Lawu.
Tim Peneliti
Peneliti di balik pengembangan sistem ini.
Anggun Fergina, M.Kom
Ketua Peneliti
Dosen โ Universitas Nusa Putra
Aulia Kusuma, S.Tr.Tra., M.MT.
Anggota Peneliti
Dosen โ Politeknik Negeri Batam
M. Ikhsan Thohir, S.Kom., M.Kom
Anggota Peneliti
Dosen โ Universitas Nusa Putra
Siti Marni
Anggota Peneliti
Mahasiswa โ Universitas Nusa Putra
Puput Handayani
Anggota Peneliti
Mahasiswa โ Universitas Nusa Putra
Ervin Agustian Gunawan
Anggota Peneliti
Mahasiswa โ Universitas Nusa Putra
Lokasi Pengambilan Data
Foto-foto yang digunakan untuk melatih sistem ini dikumpulkan langsung dari dua gunung di Indonesia yang menjadi habitat alami Edelweiss Jawa. Anda bisa melihat lokasinya di peta.
Menemukan Bunga di Foto
Sistem terlebih dahulu mencari di mana saja bunga Edelweiss berada dalam gambar, lalu menandainya dengan kotak. Ini seperti mata yang mengenali setiap kuntum bunga.
Menentukan Kondisi Kesehatan
Setelah bunga ditemukan, sistem memeriksa kondisi setiap bunga dan menentukan apakah sedang Mekar, Sangat Mekar, atau masih dalam fase Penyemaian.